<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Buku Biografi</title>
	<atom:link href="http://bukubudaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bukubudaya.wordpress.com</link>
	<description>Biografi, Auto Biografi, Budaya, .....</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2009 10:19:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bukubudaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0ebb0dcba6f34d95eec446de465c0eba?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Buku Biografi</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bukubudaya.wordpress.com/osd.xml" title="Buku Biografi" />
		<item>
		<title>Pernikahan Yang Barokah</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/11/01/pernikahanyang-barokah/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/11/01/pernikahanyang-barokah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 07:44:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=937</guid>
		<description><![CDATA[akadDi saat seseorang melaksanakan aqad pernikahan, maka ia akan mendapatkan banyak ucapan do’a dari para undangan dengan do’a keberkahan sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW; “Semoga Allah memberkahimu, dan menetapkan keberkahan atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.” Do’a ini sarat dengan makna yang mendalam, bahwa pernikahan seharusnya akan mendatangkan banyak keberkahan bagi pelakunya. Namun kenyataannya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=937&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>akadDi saat seseorang melaksanakan aqad pernikahan, maka ia akan mendapatkan banyak ucapan do’a dari para undangan dengan do’a keberkahan sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW; “Semoga Allah memberkahimu, dan menetapkan keberkahan atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.” Do’a ini sarat dengan makna yang mendalam, bahwa pernikahan seharusnya akan mendatangkan banyak keberkahan bagi pelakunya. Namun kenyataannya, kita mendapati banyak fenomena yang menunjukkan tidak adanya keberkahan hidup berumah tangga setelah pernikahan, baik di kalangan masyarakat umum maupun di kalangan keluarga du’at (kader dakwah). Wujud ketidakberkahan dalam pernikahan itu bisa dilihat dari berbagai segi, baik yang bersifat materil ataupun non materil.</p>
<p>Munculnya berbagai konflik dalam keluarga tidak jarang berawal dari permasalahan ekonomi. Boleh jadi ekonomi keluarga yang selalu dirasakan kurang kemudian menyebabkan menurunnya semangat beramal/beribadah. Sebaliknya mungkin juga secara materi sesungguhnya sangat mencukupi, akan tetapi melimpahnya harta dan kemewahan tidak membawa kebahagiaan dalam pernikahannya.</p>
<p>Seringkali kita juga menemui kenyataan bahwa seseorang tidak pernah berkembang kapasitasnya walau pun sudah menikah. Padahal seharusnya orang yang sudah menikah kepribadiannya makin sempurna; dari sisi wawasan dan pemahaman makin luas dan mendalam, dari segi fisik makin sehat dan kuat, secara emosi makin matang dan dewasa, trampil dalam berusaha, bersungguh-sungguh dalam bekerja, dan teratur dalam aktifitas kehidupannya sehingga dirasakan manfaat keberadaannya bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya.</p>
<p>Realitas lain juga menunjukkan adanya ketidakharmonisan dalam kehidupan keluarga, sering muncul konflik suami isteri yang berujung dengan perceraian. Juga muncul anak-anak yang terlantar (broken home) tanpa arahan sehingga terperangkap dalam pergaulan bebas dan narkoba. Semua itu menunjukkan tidak adanya keberkahan dalam kehidupan berumah tangga.</p>
<p>Memperhatikan fenomena kegagalan dalam menempuh kehidupan rumah tangga sebagaimana tersebut di atas, sepatutnya kita melakukan introspeksi (muhasabah) terhadap diri kita, apakah kita masih konsisten (istiqomah) dalam memegang teguh rambu-rambu berikut agar tetap mendapatkan keberkahan dalam meniti hidup berumah tangga ?</p>
<p>1. Meluruskan niat/motivasi (Ishlahun Niyat)</p>
<p>Motivasi menikah bukanlah semata untuk memuaskan kebutuhan biologis/fisik. Menikah merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT sebagaimana diungkap dalam Alqur’an (QS. Ar Rum:21), sehingga bernilai sakral dan signifikan. Menikah juga merupakan perintah-Nya (QS. An-Nur:32) yang berarti suatu aktifitas yang bernilai ibadah dan merupakan Sunnah Rasul dalam kehidupan sebagaimana ditegaskan dalam salah satu hadits : ”Barangsiapa yang dimudahkan baginya untuk menikah, lalu ia tidak menikah maka tidaklah ia termasuk golonganku” (HR.At-Thabrani dan Al-Baihaqi). Oleh karena nikah merupakan sunnah Rasul, maka selayaknya proses menuju pernikahan, tata cara (prosesi) pernikahan dan bahkan kehidupan pasca pernikahan harus mencontoh Rasul. Misalnya saat hendak menentukan pasangan hidup hendaknya lebih mengutamakan kriteria ad Dien (agama/akhlaq) sebelum hal-hal lainnya (kecantikan/ketampanan, keturunan, dan harta); dalam prosesi pernikahan (walimatul ‘urusy) hendaknya juga dihindari hal-hal yang berlebihan (mubadzir), tradisi yang menyimpang (khurafat) dan kondisi bercampur baur (ikhtilath). Kemudian dalam kehidupan berumah tangga pasca pernikahan hendaknya berupaya membiasakan diri dengan adab dan akhlaq seperti yang dicontohkan Rasulullah saw.</p>
<p>Menikah merupakan upaya menjaga kehormatan dan kesucian diri, artinya seorang yang telah menikah semestinya lebih terjaga dari perangkap zina dan mampu mengendalikan syahwatnya. Allah SWT akan memberikan pertolong-an kepada mereka yang mengambil langkah ini; “ Tiga golongan yang wajib Aku (Allah) menolongnya, salah satunya adalah orang yang menikah karena ingin menjaga kesucian dirinya.” (HR. Tarmidzi)</p>
<p>Menikah juga merupakan tangga kedua setelah pembentukan pribadi muslim (syahsiyah islamiyah) dalam tahapan amal dakwah, artinya menjadikan keluarga sebagai ladang beramal dalam rangka membentuk keluarga muslim teladan (usrah islami) yang diwarnai akhlak Islam dalam segala aktifitas dan interaksi seluruh anggota keluarga, sehingga mampu menjadi rahmatan lil ‘alamin bagi masyarakat sekitarnya. Dengan adanya keluarga-keluarga muslim pembawa rahmat diharapkan dapat terwujud komunitas dan lingkungan masyarakat yang sejahtera.</p>
<p>2. Sikap saling terbuka (Mushorohah)</p>
<p>NikahSecara fisik suami isteri telah dihalalkan oleh Allah SWT untuk saling terbuka saat jima’ (bersenggama), padahal sebelum menikah hal itu adalah sesuatu yang diharamkan. Maka hakikatnya keterbukaan itu pun harus diwujudkan dalam interaksi kejiwaan (syu’ur), pemikiran (fikrah), dan sikap (mauqif) serta tingkah laku (suluk), sehingga masing-masing dapat secara utuh mengenal hakikat kepribadian suami/isteri-nya dan dapat memupuk sikap saling percaya (tsiqoh) di antara keduanya.</p>
<p>Hal itu dapat dicapai bila suami/isteri saling terbuka dalam segala hal menyangkut perasaan dan keinginan, ide dan pendapat, serta sifat dan kepribadian. Jangan sampai terjadi seorang suami/isteri memendam perasaan tidak enak kepada pasangannya karena prasangka buruk, atau karena kelemahan/kesalahan yang ada pada suami/isteri. Jika hal yang demikian terjadi hal yang demikian, hendaknya suami/isteri segera introspeksi (bermuhasabah) dan mengklarifikasi penyebab masalah atas dasar cinta dan kasih sayang, selanjutnya mencari solusi bersama untuk penyelesaiannya. Namun apabila perasaan tidak enak itu dibiarkan maka dapat menyebabkan interaksi suami/isteri menjadi tidak sehat dan potensial menjadi sumber konflik berkepanjangan.</p>
<p>3. Sikap toleran (Tasamuh)</p>
<p>Dua insan yang berbeda latar belakang sosial, budaya, pendidikan, dan pengalaman hidup bersatu dalam pernikahan, tentunya akan menimbulkan terjadinya perbedaan-perbedaan dalam cara berfikir, memandang suatu permasalahan, cara bersikap/bertindak, juga selera (makanan, pakaian, dsb). Potensi perbedaan tersebut apabila tidak disikapi dengan sikap toleran (tasamuh) dapat menjadi sumber konflik/perdebatan. Oleh karena itu masing-masing suami/isteri harus mengenali dan menyadari kelemahan dan kelebihan pasangannya, kemudian berusaha untuk memperbaiki kelemahan yang ada dan memupuk kelebihannya. Layaknya sebagai pakaian (seperti yang Allah sebutkan dalam QS. Albaqarah:187), maka suami/isteri harus mampu mem-percantik penampilan, artinya berusaha memupuk kebaikan yang ada (capacity building); dan menutup aurat artinya berupaya meminimalisir kelemahan/kekurangan yang ada.</p>
<p>Prinsip “hunna libasullakum wa antum libasullahun (QS. 2:187) antara suami dan isteri harus selalu dipegang, karena pada hakikatnya suami/isteri telah menjadi satu kesatuan yang tidak boleh dipandang secara terpisah. Kebaikan apapun yang ada pada suami merupakan kebaikan bagi isteri, begitu sebaliknya; dan kekurangan/ kelemahan apapun yang ada pada suami merupakan kekurangan/kelemahan bagi isteri, begitu sebaliknya; sehingga muncul rasa tanggung jawab bersama untuk memupuk kebaikan yang ada dan memperbaiki kelemahan yang ada.</p>
<p>Sikap toleran juga menuntut adanya sikap mema’afkan, yang meliputi 3 (tiga) tingkatan, yaitu: (1) Al ‘Afwu yaitu mema’afkan orang jika memang diminta, (2) As-Shofhu yaitu mema’afkan orang lain walaupun tidak diminta, dan (3) Al-Maghfirah yaitu memintakan ampun pada Allah untuk orang lain. Dalam kehidupan rumah tangga, seringkali sikap ini belum menjadi kebiasaan yang melekat, sehingga kesalahan-kesalahan kecil dari pasangan suami/isteri kadangkala menjadi awal konflik yang berlarut-larut. Tentu saja “mema’afkan” bukan berarti “membiarkan” kesalahan terus terjadi, tetapi mema’afkan berarti berusaha untuk memberikan perbaikan dan peningkatan.</p>
<p>4. Komunikasi (Musyawarah)</p>
<p>Tersumbatnya saluran komunikasi suami-isteri atau orang tua-anak dalam kehidupan rumah tangga akan menjadi awal kehidupan rumah tangga yang tidak harmonis. Komunikasi sangat penting, disamping akan meningkatkan jalinan cinta kasih juga menghindari terjadinya kesalahfahaman.</p>
<p>Kesibukan masing-masing jangan sampai membuat komunikasi suami-isteri atau orang tua-anak menjadi terputus. Banyak saat/kesempatan yang bisa dimanfaatkan, sehingga waktu pertemuan yang sedikit bisa memberikan kesan yang baik dan mendalam yaitu dengan cara memberikan perhatian (empati), kesediaan untuk mendengar, dan memberikan respon berupa jawaban atau alternatif solusi. Misalnya saat bersama setelah menunaikan shalat berjama’ah, saat bersama belajar, saat bersama makan malam, saat bersama liburan (rihlah), dan saat-saat lain dalam interaksi keseharian, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan memanfaatkan sarana telekomunikasi berupa surat, telephone, email, dsb.</p>
<p>NikahAlqur’an dengan indah menggambarkan bagaimana proses komunikasi itu berlangsung dalam keluarga Ibrahim As sebagaimana dikisahkan dalam QS.As-Shaaffaat:102, yaitu : “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata; Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu, Ia menjawab; Hai Bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.</p>
<p>Ibrah yang dapat diambil dalam kisah tersebut adalah adanya komunikasi yang timbal balik antara orang tua-anak, Ibrahim mengutarakan dengan bahasa dialog yaitu meminta pendapat pada Ismail bukan menetapkan keputusan, adanya keyakinan kuat atas kekuasaan Allah, adanya sikap tunduk/patuh atas perintah Allah, dan adanya sikap pasrah dan tawakkal kepada Allah; sehingga perintah yang berat dan tidak logis tersebut dapat terlaksana dengan kehendak Allah yang menggantikan Ismail dengan seekor kibas yang sehat dan besar.</p>
<p>5. Sabar dan Syukur</p>
<p>Allah SWT mengingatkan kita dalam Alqur’an surat At Taghabun ayat 14: ”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya diantara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Dan jika kamu mema’afkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”</p>
<p>Peringatan Allah tersebut nyata dalam kehidupan rumah tangga dimana sikap dan tindak tanduk suami/istri dan anak-anak kadangkala menunjukkan sikap seperti seorang musuh, misalnya dalam bentuk menghalangi-halangi langkah dakwah walaupun tidak secara langsung, tuntutan uang belanja yang nilainya di luar kemampuan, menuntut perhatian dan waktu yang lebih, prasangka buruk terhadap suami/isteri, tidak merasa puas dengan pelayanan/nafkah yang diberikan isteri/suami, anak-anak yang aktif dan senang membuat keributan, permintaan anak yang berlebihan, pendidikan dan pergaulan anak, dan sebagainya. Jika hal-hal tersebut tidak dihadapi dengan kesabaran dan keteguhan hati, bukan tidak mungkin akan membawa pada jurang kehancuran rumah tangga.</p>
<p>Dengan kesadaran awal bahwa isteri dan anak-anak dapat berpeluang menjadi musuh, maka sepatutnya kita berbekal diri dengan kesabaran. Merupakan bagian dari kesabaran adalah keridhaan kita menerima kelemahan/kekurangan pasangan suami/isteri yang memang diluar kesang-gupannya. Penerimaan terhadap suami/isteri harus penuh sebagai satu “paket”, dia dengan segala hal yang melekat pada dirinya, adalah dia yang harus kita terima secara utuh, begitupun penerimaan kita kepada anak-anak dengan segala potensi dan kecenderungannya. Ibaratnya kesabaran dalam kehidupan rumah tangga merupakan hal yang fundamental (asasi) untuk mencapai keberkahan, sebagaimana ungkapan bijak berikut:“Pernikahan adalah Fakultas Kesabaran dari Universitas Kehidupan”. Mereka yang lulus dari Fakultas Kesabaran akan meraih banyak keberkahan.</p>
<p>Syukur juga merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dalam kehidupan berumah tangga. Rasulullah mensinyalir bahwa banyak di antara penghuni neraka adalah kaum wanita, disebabkan mereka tidak bersyukur kepada suaminya.</p>
<p>Mensyukuri rezeki yang diberikan Allah lewat jerih payah suami seberapapun besarnya dan bersyukur atas keadaan suami tanpa perlu membanding-bandingkan dengan suami orang lain, adalah modal mahal dalam meraih keberkahan; begitupun syukur terhadap keberadaan anak-anak dengan segala potensi dan kecenderungannya, adalah modal masa depan yang harus dipersiapkan.</p>
<p>Dalam keluarga harus dihidupkan semangat “memberi” kebaikan, bukan semangat “menuntut” kebaikan, sehingga akan terjadi surplus kebaikan. Inilah wujud tambahnya kenikmatan dari Allah, sebagaimana firmannya: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih (QS. Ibrahim:7).</p>
<p>Mensyukuri kehadiran keturunan sebagai karunia Allah, harus diwujudkan dalam bentuk mendidik mereka dengan pendidikan Rabbani sehingga menjadi keturunan yang menyejukkan hati. Keturunan yang mampu mengemban misi risalah dien ini untuk masa mendatang, maka jangan pernah bosan untuk selalu memanjatkan do’a:</p>
<p>Ya Rabb kami karuniakanlah kami isteri dan keturunan yang sedap dipandang mata, dan jadikanlah kami pemimpin orang yang bertaqwa.</p>
<p>Ya Rabb kami karuniakanlah kami anak-anak yang sholeh.</p>
<p>Ya Rabb kami karuniakanlah kami dari sisi Engkau keturunan yang baik.</p>
<p>Ya Rabb kami karuniakanlah kami dari sisi Engkau keturunan yang Engkau Ridha-i.</p>
<p>Ya Rabb kami jadikanlah kami dan keturunan kami orang yang mendirikan shalat.</p>
<p>NikahDo’a diatas adalah ungkapan harapan para Nabi dan Rasul tentang sifat-sifat (muwashshofat) ketuturunan (dzurriyaat) yang diinginkan, sebagaimana diabadikan Allah dalam Alqur’an (QS. Al-Furqon:74; QS. Ash-Shaafaat:100 ; QS.Al-Imran:38; QS. Maryam: 5-6; dan QS. Ibrahim:40). Pada intinya keturun-an yang diharapkan adalah keturunan yang sedap dipandang mata (Qurrota a’yun), yaitu keturunan yang memiliki sifat penciptaan jasad yang sempurna (thoyyiba), ruhaniyah yang baik (sholih), diridhai Allah karena misi risalah dien yang diperjuangkannya (wali radhi), dan senantiasa dekat dan bersama Allah (muqiimash-sholat).</p>
<p>Demikianlah hendaknya harapan kita terhadap anak, agar mereka memiliki muwashofaat tersebut, disamping upaya (ikhtiar) kita memilihkan guru/sekolah yang baik, lingkungan yang sehat, makanan yang halal dan baik (thoyyib), fasilitas yang memadai, keteladanan dalam keseharian, dsb; hendaknya kita selalu memanjatkan do’a tersebut.</p>
<p>6. Sikap yang santun dan bijak (Mu’asyarah bil Ma’ruf)</p>
<p>Merawat cinta kasih dalam keluarga ibaratnya seperti merawat tanaman, maka pernikahan dan cinta kasih harus juga dirawat agar tumbuh subur dan indah, diantaranya dengan mu’asyarah bil ma’ruf. Rasulullah saw menyatakan bahwa : “Sebaik-baik orang diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap isterinya, dan aku (Rasulullah) adalah orang yang paling baik terhadap isteriku.” (HR.Thabrani &amp; Tirmidzi)</p>
<p>Sikap yang santun dan bijak dari seluruh anggota keluarga dalam interaksi kehidupan berumah tangga akan menciptakan suasana yang nyaman dan indah. Suasana yang demikian sangat penting untuk perkembangan kejiwaan (maknawiyah) anak-anak dan pengkondisian suasana untuk betah tinggal di rumah.</p>
<p>Ungkapan yang menyatakan “Baiti Jannati” (Rumahku Syurgaku) bukan semata dapat diwujudkan dengan lengkapnya fasilitas dan luasnya rumah tinggal, akan tetapi lebih disebabkan oleh suasana interaktif antara suami-isteri dan orang tua-anak yang penuh santun dan bijaksana, sehingga tercipta kondisi yang penuh keakraban, kedamain, dan cinta kasih.</p>
<p>Sikap yang santun dan bijak merupakan cermin dari kondisi ruhiyah yang mapan. Ketika kondisi ruhiyah seseorang labil maka kecenderungannya ia akan bersikap emosional dan marah-marah, sebab syetan akan sangat mudah mempengaruhinya. Oleh karena itu Rasulullah saw mengingatkan secara berulang-ulang agar jangan marah (Laa tagdlob). Bila muncul amarah karena sebab-sebab pribadi, segeralah menahan diri dengan beristigfar dan mohon perlindungan Allah (ta’awudz billah), bila masih merasa marah hendaknya berwudlu dan mendirikan shalat. Namun bila muncul marah karena sebab orang lain, berusahalah tetap menahan diri dan berilah ma’af, karena Allah menyukai orang yang suka mema’afkan. Ingatlah, bila karena sesuatu hal kita telanjur marah kepada anak/isteri/suami, segeralah minta ma’af dan berbuat baiklah sehingga kesan (atsar) buruk dari marah bisa hilang. Sesungguhnya dampak dari kemarahan sangat tidak baik bagi jiwa, baik orang yang marah maupun bagi orang yang dimarahi.</p>
<p>7. Kuatnya hubungan dengan Allah (Quwwatu shilah billah)</p>
<p>Hubungan yang kuat dengan Allah dapat menghasilkan keteguhan hati (kemapanan ruhiyah), sebagaimana Allah tegaskan dalam QS. Ar-Ra’du:28. “Ketahuilah dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenang”. Keberhasilan dalam meniti kehidupan rumah tangga sangat dipengaruhi oleh keteguhan hati/ketenangan jiwa, yang bergantung hanya kepada Allah saja (ta’alluq billah). Tanpa adanya kedekatan hubungan dengan Allah, mustahil seseorang dapat mewujudkan tuntutan-tuntutan besar dalam kehidupan rumah tangga. Rasulullah saw sendiri selalu memanjatkan do’a agar mendapatkan keteguhan hati: “Yaa muqollibal quluub tsabbit qolbiy ‘alaa diinika wa’ala thoo’atika” (wahai yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku untuk tetap konsisten dalam dien-Mu dan dalam menta’ati-Mu).</p>
<p>Keteguhan hati dapat diwujudkan dengan pendekatan diri kepada Allah (taqarrub ila Allah), sehingga ia merasakan kebersamaan Allah dalam segala aktifitasnya (ma’iyatullah) dan selalu merasa diawasi Allah dalam segenap tindakannya (muraqobatullah). Perasaan tersebut harus dilatih dan ditumbuhkan dalam lingkungan keluarga, melalui pembiasaan keluarga untuk melaksanakan ibadah nafilah secara bertahap dan dimutaba’ah bersama, seperti : tilawah, shalat tahajjud, shaum, infaq, do’a, ma’tsurat, dll. Pembiasaan dalam aktifitas tersebut dapat menjadi sarana menjalin keakraban dan persaudaraan (ukhuwah) seluruh anggota keluarga, dan yang penting dapat menjadi sarana mencapai taqwa dimana Allah swt menjamin orang-orang yang bertaqwa, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Ath-Thalaaq: 2-3.</p>
<p>“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan bagi-nya jalan keluar (solusi) dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupi (keperluan) nya.”</p>
<p>Wujud indahnya keberkahan keluarga</p>
<p>PernikahanKeberkahan dari Allah akan muncul dalam bentuk kebahagiaan hidup berumah tangga, baik kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Kebahagiaan di dunia, boleh jadi tidak selalu identik dengan kehidupan yang mewah dengan rumah dan perabotan yang serba lux. Hati yang selalu tenang (muthma’innah), fikiran dan perasaan yang selalu nyaman adalah bentuk kebahagiaan yang tidak bisa digantikan dengan materi/kemewahan.</p>
<p>Kebahagiaan hati akan semakin lengkap jika memang bisa kita sempurnakan dengan 4 (empat) hal seperti dinyatakan oleh Rasulullah, yaitu : (1) Isteri yang sholihah, (2) Rumah yang luas, (3) Kendaraan yang nyaman, dan (4) Tetangga yang baik.</p>
<p>Kita bisa saja memanfaatkan fasilitas rumah yang luas dan kendaraan yang nyaman tanpa harus memiliki, misalnya di saat-saat rihlah, safar, silaturahmi, atau menempati rumah dan kendaraan dinas. Paling tidak keterbatasan ekonomi yang ada tidak sampai mengurangi kebahagiaan yang dirasakan, karena pemilik hakiki adalah Allah swt yang telah menyediakan syurga dengan segala kenikmatan yang tak terbatas bagi hamba-hamba-Nya yang bertaqwa, dan menjadikan segala apa yang ada di dunia ini sebagai cobaan.</p>
<p>Kebahagiaan yang lebih penting adalah kebahagiaan hidup di akhirat, dalam wujud dijauhkannya kita dari api neraka dan dimasukkannya kita dalam syurga. Itulah hakikat sukses hidup di dunia ini, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Imran : 185</p>
<p>“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan kedalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”</p>
<p>Selanjutnya alangkah indahnya ketika Allah kemudian memanggil dan memerintahkan kita bersama-sama isteri/suami dan anak-anak untuk masuk kedalam syurga; sebagaimana dikhabarkan Allah dengan firman-Nya:</p>
<p>“Masuklah kamu ke dalam syurga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan”. (QS, Az-Zukhruf:70)</p>
<p>“Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami hubungkan (pertemukan) anak cucu mereka dengan mereka (di syurga), dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. (QS. Ath-Thuur:21).</p>
<p>Inilah keberkahan yang hakiki. [dakwatuna]</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/937/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=937&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/11/01/pernikahanyang-barokah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seorang Pelajar Jerman Berjuang untuk Shalat</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/11/01/seorang-pelajar-jerman-berjuang-untuk-shalat/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/11/01/seorang-pelajar-jerman-berjuang-untuk-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 07:18:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[    Seorang Pelajar Jerman Berjuang untuk Shalat
    Monday, 05 October 2009 13:21
    Perjuangan seorang pelajar Muslim agar bisa shalat di sekolah akhirnya
    berhasil. Pengadilan menetapkan sekolah harus memberikan hak beribadah
    kepadanya.
    Hidayatullah.com&#8211;Sebagian Muslim ada menyepelekan kewajiban shalat,
 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=929&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>    Seorang Pelajar Jerman Berjuang untuk Shalat<br />
    Monday, 05 October 2009 13:21</p>
<p>    Perjuangan seorang pelajar Muslim agar bisa shalat di sekolah akhirnya<br />
    berhasil. Pengadilan menetapkan sekolah harus memberikan hak beribadah<br />
    kepadanya.</p>
<p>    Hidayatullah.com&#8211;Sebagian Muslim ada menyepelekan kewajiban shalat,<br />
    meskipun berada dalam kondisi sangat memungkinkan untuk shalat. Mereka<br />
    menundanya atau bahkan tidak melaksanakan kewajiban itu.</p>
<p>    Namun, tidak demikian halnya dengan pemuda Jerman satu ini. Baginya<br />
    shalat di mana pun harus tetap dilaksanakan. Pemuda itu namanya Yunus M.,<br />
    berusia 16 tahun. Ia mengajukan tuntutan hukum terhadap sekolahnya, karena ingin diperbolehkan shalat di sekolah.</p>
<p>    Tuntutan hukum seperti itu pertama kalinya terjadi di Jerman. Mengacu<br />
    kepada kebebasan beragama, pengadilan adminstrasi di Berlin akhirnya menetapkan keputusan banding ketiga pada Selasa (29/9) bahwa shalat yang<br />
    dilakukannya tidak mengganggu operasional sekolah.</p>
<p>    Pengadilan mengatakan, hak dasar kebebasan beragama tidak hanya mengacu<br />
    pada kebebasan internal sebuah kepercayaan, tapi juga kebebasan eksternal<br />
    untuk melakukannya, termasuk di dalamnya adalah berdoa &#8212; dalam hal ini<br />
    shalat. Hal itu (kebebasan beragama) tidak terlaksana jika murid yang taat itu<br />
    hanya diperbolehkan shalat di luar sekolah.</p>
<p>    Jurubicara pengadilan, Stephen Groscurth mengatakan bahwa dengan kasus<br />
    itu, &#8220;Siswa-siswa Muslim lainnya bisa merujuk pada kasus itu.&#8221; Ini<br />
    berarti, pengadilan akan menangani tuntutan semacam itu kasus per kasus, demikian jelasnya.</p>
<p>    Sekolah dengan demikian berkewajiban memperbolehkan Yunus untuk shalat<br />
    dalam ruangan terpisah, di luar jam pelajaran selama 10 menit.</p>
<p>    Direktur sekolah, Brigitte Burchardt, mengatakan bahwa dirinya kecewa<br />
    atas keputusan itu. Menurutnya, keputusan itu mendahulukan lainnya dan<br />
    operasional sekolah tidak bisa berjalan semestinya.</p>
<p>    &#8220;Ada delapan lagi murid yang mengajukan perlakuan serupa. Saya tidak<br />
    tahu bagaimana cara melaksanakannya,&#8221; demikian katanya.</p>
<p>    &#8220;Saya harus memperhatikan hak 650 murid,&#8221; kata Burchardt. Sekitar 90<br />
    persen berlatar belakang imigran. Semua agama besar belajar di sekolah menengah Diesterweg di Berlin-Wedding itu.</p>
<p>    Namun hakim yang memutuskan perkara, Uwe Wegener, berpendapat, ia tidak<br />
    melihat adanya bahaya yang parah jika ada banyak siswa yang menuntut<br />
    ruang untuk shalat.</p>
<p>    Wegener juga mengatakan, ia tidak menemukan dalam kasus ini bahwa shalat<br />
    yang dilakukan Yunus bisa menyebabkan atau memperparah konflik di<br />
    kalangan siswa dari berbagai agama dalam kehidupan sekolah sehari-hari.</p>
<p>    Senat Pendidikan di Berlin mengatakan ketakutannya bahwa keputusan itu<br />
    akan memaksa sekolah-sekolah umum untuk melepaskan netralitasnya dan bisa<br />
    jadi &#8220;pengkotakan berdasarkan agama&#8221; akan terbentuk.</p>
<p>    &#8220;Meskipun demikian, tentu saja pihak sekolah akan tetap melaksanakan<br />
    keputusan pengadilan,&#8221; kata pihak Senat.</p>
<p>    Ketua dari dewan yang mewakili pemerintah kota dan wali murid, Andre<br />
    Schindler, mengatakan, organisasinya khawatir keputusan hakim itu akan<br />
    mengurangi keinginan siswa Muslim berbaur dengan yang lain. Dewan itu<br />
    mengusulkan Senat Pendidikan Berlin untuk mengajukan banding.</p>
<p>    Tapi pihak senat mengatakan, pihaknya akan banding setelah mengkaji<br />
    keputusan yang ditulis hakim tersebut.</p>
<p>    Pendapat pakar</p>
<p>    Wegener mengatakan, Yunus telah berhasil memberikan bukti yang bisa<br />
    diterima, yaitu kewajiban agama bagi dirinya untuk melaksanakan shalat<br />
    lima waktu. Ia tidak melihat kemungkinan untuk tidak melakukan shalat selama<br />
    berada di sekolah. &#8220;Hal itu tidak mungkin dilakukannya,&#8221; kata Wegener.</p>
<p>    Pengadilan mendasari keputusannya pada pendapat pakar Islam.</p>
<p>    Pakar Islam dan profesor hukum dari Universitas Nuremburg-Erlangen,<br />
    Mathias Rohe, memberikan kesaksian sebagai seorang pakar dalam persidangan.</p>
<p>    Rohe mengatakan kepada pengadilan bahwa apa yang diminta Yunus merupakan<br />
    bagian dari ajaran Islam, yang berarti merupakan bagian dari kebebasan<br />
    beragama.</p>
<p>    Rohe mengatakan, itu bukanlah kasus dari seorang ektremis yang ingin<br />
    melaksanakan sesuatu &#8220;dengan cara apapun.&#8221;</p>
<p>    Kasus ini pertama kali merebak di tahun 2007 ketika kepala sekolah, yang<br />
    sangat memegang teguh tradisi sekular, melarang Yunus dan kawan-kawannya<br />
    untuk shalat.</p>
<p>    Tidak terima dengan larangan itu, pemuda yang beribukan wanita Turki dan<br />
    ayah seorang Jerman &#8211;yang kemudian memeluk Islam&#8211; itu akhirnya<br />
    mengajukan tuntutan ke pengadilan. Dan ia menang.</p>
<p>    Pada keputusan pengadilan sebelumnya Maret 2008, pengadilan<br />
    memerintahkan kepada pihak sekolah agar memperbolehkan remaja itu shalat satu kali selama jam istirahat sekolah. Sejak itu, sekolah mengizinkannya untuk shalat di sebuah ruangan khusus yang disediakan, selama 10 menit dalam sehari.</p>
<p>    Sebelumnya, Yunus melakukan shalat di lorong sekolah dengan beralaskan<br />
    jaket, sementara siswa-siswa lain yang berlalu-lalang menyaksikan apa<br />
    yang dilakukannya.</p>
<p>    Islam dan Eropa</p>
<p>    Eropa dan dunia Islam telah saling berhubungan dekat selama<br />
    berabad-abad.</p>
<p>    Pertama, negara Andalusia (756-1492) di Semenanjung Iberia, dan kemudian<br />
    selama masa Perang Salib (1095-1291), serta penguasaan wilayah Balkan<br />
    oleh kekhalifahan Utsmaniyyah (1389), yang memungkinkan terjadinya hubungan<br />
    timbal balik antara kedua masyarakat itu.</p>
<p>    Lima tahun setelah runtuhnya Umayyah yang berpusat di Damaskus, Suriah,<br />
    Abdurrahman I yang bergelar Al-Dakhil berhasil mendirikan Kekhalifahan<br />
    Umayyah baru di daratan Eropa.</p>
<p>    Pada masa kepemimpinan Abdurrahman III, di pusat pemerintahan berdiri<br />
    Universitas Cordoba. Menurut Sejarawan Said Al-Andalusi, sang Khalifah<br />
    juga mendirikan perpustakaan megah dengan koleksi buku yang sangat melimpah. Ia menempatkan para sarjana kedokteran dan ilmu pengetahuan lainnya dalam posisi yang tinggi serta terhormat.</p>
<p>    Saat itu, kota Cordoba dikenal sebagai salah satu pusat ilmu kedokteran<br />
    dan filsafat berpengaruh di dunia, setelah Baghdad. Dukungan para penguasa<br />
    itu telah mendorong ilmu pengetahuan serta teknologi berkembang begitu pesat<br />
    di Kekhalifahan Umayyah Spanyol.</p>
<p>    Banyak pakar sejarah dan sosiologi menilai, Islam adalah pemicu utama<br />
    perpindahan Eropa dari gelapnya Abad Pertengahan menuju terang-benderangnya<br />
    Masa Renaisans. Di masa ketika Eropa terbelakang di bidang kedokteran,<br />
    astronomi, matematika, dan di banyak bidang lain, kaum Muslim memiliki<br />
    perbendaharaan ilmu pengetahuan yang sangat luas dan kemampuan hebat<br />
    dalam membangun.</p>
<p>    Dalam beberapa survei terbaru, di sebagian besar negara-negara Eropa,<br />
    agama Islam kini telah menjadi agama terbesar kedua dan keberadaanya telah<br />
    &#8220;diakui&#8221; pemerintah. Salah satu negara Eropa yang memiliki penduduk Muslim<br />
    besar adalah Jerman, dengan jumlah berkisar 3.7 juta jiwa.</p>
<p>    Fenemona yang cukup menarik ketika umat Islam mendapat perlakuan<br />
    diskriminatif akibat kasus WTC 11 September, justru bahwa tingkat<br />
    konversi orang-orang Jerman terhadap Islam cukup tinggi.</p>
<p>    Majalah ternama Jerman Der Spiegel pernah menyebutkan bahwa bulan Juli<br />
    2004 dan Juni 2005 saja terdapat sekitar 4000 orang di Jerman masuk Islam.<br />
    Kebanyakan para muallaf berasal dari kalangan terpelajar.</p>
<p>    Komunitas Muslim jumlahnya mencapai 5% dari total populasi Jerman.<br />
    Populasi Protestan mencapai 33% dan Katolik 33% dari keseluruhan jumlahnya<br />
    penganut Kristen yang berjumlah sekitar 55 juta orang. Kaum Muslim di Jerman<br />
    kebanyakan dianut oleh keturunan imigran dari Turki.</p>
<p>    Menurut laporan majalah Focus, sejak 2004 jumlah masjid di Jerman terus<br />
    bertambah. Hingga kini tercatat ada 159 masjid. Itu belum termasuk 184<br />
    masjid yang tengah dibangun dan 2.600 ruangan yang disewa untuk<br />
    kepentingan ibadah umat Islam. Fenomena Yunus, mungkin hanya kasus awal bagaimana geliat warga Eropa menemukan Islam. [di/de/www.hidayatullah.com]</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/929/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=929&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/11/01/seorang-pelajar-jerman-berjuang-untuk-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam mengajarkan umatnya mengelola sampah</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/10/30/islam-mengajarkan-umatnya-mengelola-sampah/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/10/30/islam-mengajarkan-umatnya-mengelola-sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 04:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=927</guid>
		<description><![CDATA[
Islam Mengajarkan Umatnya Mengelola Sampah
Jumat, 19/12/2008
Islam Mengajarkan Umatnya Mengelola Sampah
Jumat, 19 Desember 2008
Oleh: Ispiraini, Lc
Kandidat Ketua PD Ikadi (Ikatan Da’i Indonesia) Kota Batam
Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim dan Ahmad,
dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah SAW bersabda, “Jika makanan salah
satu kalian jatuh maka hendaklah diambil dan disingkirkan kotoran yang
melekat padanya, kemudian hendaknya dimakan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=927&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br />
<p>Islam Mengajarkan Umatnya Mengelola Sampah<br />
Jumat, 19/12/2008</p>
<p>Islam Mengajarkan Umatnya Mengelola Sampah</p>
<p>Jumat, 19 Desember 2008</p>
<p>Oleh: Ispiraini, Lc</p>
<p>Kandidat Ketua PD Ikadi (Ikatan Da’i Indonesia) Kota Batam</p>
<p>Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim dan Ahmad,<br />
dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah SAW bersabda, “Jika makanan salah<br />
satu kalian jatuh maka hendaklah diambil dan disingkirkan kotoran yang<br />
melekat padanya, kemudian hendaknya dimakan dan jangan dibiarkan untuk<br />
setan.” Dalam riwayat yang lain dinyatakan, “sesungguhnya setan bersama<br />
kalian dalam segala keadaan, sampai-sampai setan bersama kalian pada<br />
saat makan. Oleh karena itu, jika makanan kalian jatuh ke lantai maka<br />
kotorannya hendaknya dibersihkan kemudian di makan dan jangan dibiarkan<br />
untuk setan. Jika sudah selesai makan maka hendaknya jari jemari<br />
dijilati karena tidak diketahui di bagian manakah makanan tersebut<br />
terdapat berkah.”<br />
Hadits Rasulullah di atas menunjukkan kepada kita betapa ajaran<br />
Islam begitu sempurna, syamil dan mutakamil. Islam tidak hanya<br />
berbicara tentang ketuhanan, ekonomi, politik, militer (jihad), ibadah<br />
mahdhah (ritual), tetapi pada perkara yang kelihatannya cukup<br />
sederhanapun tidak pernah luput dari perhatian Rasulullah, sang<br />
pengemban risalah Islam.<br />
Hadits perintah menjilati jari setelah makan serta memungut nasi<br />
yang jatuh lalu dicuci memang kelihatannya sangat sederhana, bahkan<br />
oleh sebagian orang mungkin menganggap hadits ini hadits ’yang<br />
menjijikkan’, masa’ setelah makan jari dijilatin, malu dong! Atau,<br />
kalau ada nasi yang jatuh, kemudian kita pungut dan cuci lagi, baru<br />
kemudian nasinya kita makan, alamak!. Memang, sekilas orang melihat<br />
hadits ini ’menjijikkan’, tetapi ketika meneliti dan memahami hadits<br />
tersebut dengan lebih seksama, ternyata terdapat pelajaran luar biasa<br />
bagi ummat manusia dizaman modern ini.<br />
Sebiji nasi yang jatuh, ketika tidak diambil lagi, secara otomatis<br />
statusnya berubah menjadi sampah yang tidak berguna, demikian pula jari<br />
yang masih belepotan dengan bekas makanan cokelat atau sambal balado,<br />
ketika tidak dijilat dan langsung dibasuh dengan air kobokan, tentu<br />
akan lebih mencemari air, dibanding jari yang dijilat terlebih dahulu.<br />
Memang masalah memungut nasi masalah sederhana, tetapi ketika kita<br />
tinjau dari kondisi masyarakat yang ada dizaman Rasulullah, ini<br />
menunjukkan sebuah langkah yang sangat maju dalam hal pengelolaan<br />
sampah, cuma bedanya, dizaman Rasulullah permasalahannya masih sangat<br />
sederhana. Nasi yang seharusnya menjadi sampah, oleh Rasulullah<br />
dikelola kembali dengan cara dicuci, agar kemudian kembali bermanfaat<br />
dan tidak terbuang sia-sia menjadi sampah. Ataupun tangan yang<br />
belepotan dengan bekas makanan ketika dicuci dengan air tentu akan<br />
mencemari air, tetapi upaya meminimalisir pencemaran air ditunjukkan<br />
dan diajarkan oleh Rasulullah bagi masyarakat modern, walaupun dengan<br />
cara yang sederhana, yang sesuai dengan kondisi yang ada dizaman disaat<br />
itu.<br />
Kita memang tidak akan menemukan ada hadits yang secara sharih<br />
(jelas) memerintahkan ummat Islam mengelola sampah, tetapi kalau kita<br />
berkaca dari beragam ayat dan riwayat, termasuk hadits sebelumnya,<br />
sesungguhnya Islam mengajarkan pemeluknya agar mengelola sampah, kok<br />
bisa?<br />
Mayoritas Sampah Bisa Dikelola<br />
Secara umum, jenis sampah dapat dibagi menjadi dua, yaitu sampah<br />
organik, biasa disebut sebagai sampah basah dan sampah anorganik<br />
(sampah kering). Sampah basah adalah sampah yang berasal dari makhluk<br />
hidup, seperti daun-daunan, sampah dapur, dll. Sampah jenis ini dapat<br />
terdegradasi (membusuk/hancur) secara alami, karenanya sampah yang<br />
jebis ini bisa dikelola menjadi pupuk organik. Sebaliknya dengan sampah<br />
kering, seperti kertas, plastik, kaleng, dan lain-lain, sampah jenis<br />
ini tidak dapat terdegradasi secara alami, tetapi bukan berarti tidak<br />
bisa dimanfaatkan sama sekali, sebagian sampah jenis anorganik bisa<br />
dikelola menjadi kerajianan tangan, seperti kardus dan plastik bungkus<br />
deterjen dan sebaginya.<br />
Ternyata, sebagian besar sampah yang dihasilkan di Indonesia<br />
merupakan sampah basah, yaitu mencakup 60-70 persen dari total volume<br />
sampah. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisisasi<br />
sangat membantu dalam meminimalisir sampah yang harus dibuang ke tempat<br />
pembuangan akhir. Pada prinsipnya pengelolaan sampah haruslah dilakukan<br />
sedekat mungkin dengan sumbernya. Selama ini pengleolaan persampahan,<br />
terutama di perkotaan, tidak berjalan dengan efisien dan efektif karena<br />
pengelolaan sampah masih bersifat terpusat. Misalnya saja, selama ini<br />
seluruh sampah dari kota Batam harus dibuang di areal seluas 4,2<br />
hektare di Telaga Punggur. Dapat dibayangkan berapa ongkos yang harus<br />
dikeluarkan untuk ini. Belum lagi, sampah yang dibuang masih tercampur<br />
antara sampah basah dan sampah kering, ditambah lagi, kadangkala<br />
beberapaa perumahan mengeluh karena kadang sampai seminggu, sampah yang<br />
sudah menumpuk menggunung dan menebarkan baunya yang khas tidak kunjung<br />
diangkut oleh lori petugas kebersihan.<br />
Padahal, dengan mengelola sampah besar di tingkat lingkungan<br />
terkecil, seperti RT/RW atau perumahan, dengan membuatnya menjadi<br />
kompos atau pupuk organik, maka paling tidak volume sampah dapat<br />
diturunkan dan dikurangi.<br />
Ikhtitam<br />
Di dalam Islam ada terminologi tabdzir, atau yang biasanya lebih<br />
dikenal dengan istilah mubazir. Tabdzir adalah menyia-nyiakan sesuatu<br />
yang bisa dimanfaatkan, dan ini dibenci oleh Allah, sampai-sampai<br />
disebut sebagai saudaranya setan, Allah berfirman, ”janganlah kalian<br />
berbuat tabdzir, karena orang-orang yang mubadzir adalah saudaranya<br />
setan, dan setan itu sangat inkar kepada tuhannya.” (QS al Isra’:<br />
27-28).<br />
Ketika sampah bisa kita kelola menjadi sesuatu yang produktif dan<br />
memberikan kemaslahatan bagi makhluk Allah, maka orang yang tidak<br />
terlibat dalam pengelolaan sampah dengan baik –atas kadar<br />
kesanggupannya- , menurut terminologi tabdzir tadi dia akan jatuh dalam<br />
perilaku ’saudaranya setan’. Apalagi selama ini, secara tidak kita<br />
sadari, setiap harinya setiap orang bisa memproduksi sampah sampai 3 Kg.<br />
Di Batam saja, dengan jumlah penduduk yang mencapai 605.000 jiwa<br />
saat ini, secara akumulatif menghasilkan hampir 700 ton sampah per<br />
hari, sudah barang tentu setiap orang harus juga terlibat dalam agenda<br />
pengelolaan sampah.<br />
Islam juga mengajarkan kita untuk bahu membahu dalam aktifitas<br />
kebajikan, Allah berfirman, ”dan tolong menolonglah kalian dalam<br />
kebaikan dan ketakwaan, dan janganlah kalian bertolong menolong dalam<br />
perbuatan dosa dan permusuhan …” (QS. Al Maidah 5 : 2), karena<br />
pengelolaan sampah memberikan maslahat besar bagi kita sendiri, anak<br />
cucu kita dan alam sekitar kita, tentu ini menjadi aktifitas yang<br />
bernilai ibadah di sisi Allah, dan karenanya kita diperintahkan Allah<br />
untuk ikut andil dalam segala aktivitas yang memberikan kemaslahatan,<br />
termasuk pengelolaan sampah.<br />
Semoga kepedulian ummat dalam pengelolaan sampah akan memberikan<br />
solusi bagi semuanya, untuk hidup lebih sehat dan bernilai disisi<br />
Allah, amin. ***<br />
Sumber: http://batampos.co.id dan http://ikadi.org/opini/islam-mengajarkan-umatnya-mengelola-sampah-1229679688.htm</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/927/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=927&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/10/30/islam-mengajarkan-umatnya-mengelola-sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>english city</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/10/29/english-city/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/10/29/english-city/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 03:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=871</guid>
		<description><![CDATA[Anda tidak membeli Bahasa Inggris &#8211; Tapi Anda membeli masa Depan Anda sendiri&#8230;.(Info lengkap: www.)
Hentikan Petualangan Anda Disini !!
Anda mungkin sudah lelah berpetualang kesana kemari mencari kursus bahasa Inggris yang berani berikan GARANSI.
Banyak kursus bahasa Inggris yang mungkin pernah Anda ikuti, tapi semuanya sama &#8211; hanya menghambur-hamburkan rumus Grammar, conversation hanya sekedar basa basi saja. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=871&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Anda tidak membeli Bahasa Inggris &#8211; Tapi Anda membeli masa Depan Anda sendiri&#8230;.(Info lengkap: www.)</p>
<p>Hentikan Petualangan Anda Disini !!<br />
Anda mungkin sudah lelah berpetualang kesana kemari mencari kursus bahasa Inggris yang berani berikan GARANSI.<br />
Banyak kursus bahasa Inggris yang mungkin pernah Anda ikuti, tapi semuanya sama &#8211; hanya menghambur-hamburkan rumus Grammar, conversation hanya sekedar basa basi saja. Belajar Bahasa Inggris menjadi seperti belajar Matematika !! .. Full rumus-rumus </p>
<p>Membuat percepatan dalam belajar bahasa Inggris<br />
Era saat ini kecenderungan belajar kita mulai mengarah pada pembelajaran yang serba praktis, hal ini bisa di sebabkan karena Kesibukan kerja atau hal lainnya sehingga mempunyai keterbatasan waktu untuk mengikuti belajar bahasa Inggris secara Offline. Disini memberikan alternatif pilihan untuk belajar bahasa Inggris secara lebih praktis, cepat dan effisien karena langsung di bimbing oleh guru yang sudah cukup berpengalaman.</p>
<p>Banting Stirr 360°<br />
Inilah satu-satunya kursus bahasa Inggris yang berani menjamin Anda merasakan kemajuan bahkan dalam &#8220;Pelajaran I&#8221; &#8211; Garansi 100%. Dengan metode tercepat sistim Full Conversation, Saya akan buktikan bahwa Anda berbakat dalam ber Bahasa Inggris. Berani terima tantangan ini??<br />
Rahasia kesuksesan belajar bahasa Inggris ada 3 (tiga) yaitu : Syllabus Pelatihan yang bermutu, Guru yang profesional serta Siswa yang benar-benar ingin maju. Jika anda sudah patah arang, merasa tidak berbakat dengan bahasa Inggris, saatnya Anda rujuk kembali.</p>
<p>Pengalaman sejak 1987<br />
Materi yang akan saya sajikan disini hasil dari pengalaman mengajar dan mengelola lembaga bahasa Inggris sejak tahun 1987. Tidak akan pernah Anda dapati materi seperti ini di lembaga bahasa Inggris manapun &#8211; Dijamin !!</p>
<p>4 Skill Kemampuan Berbahasa<br />
Materi pelatihan ditujukan langsung pada pembentukan 4 (empat) Skil berbahasa yaitu Listening, Speaking, Reading serta Writing. Dengan teknik &#8220;Guided Oral Composition&#8221; serta sistim Full Conversation &#8211; bahkan dalam 4x belajar saja (setara dengan 2 minggu jika per minggu 2x belajar), Anda akan merasakan kemajuan yang sangat pesat dalam berbahasa Inggris Anda.<br />
Saya tidak hanya memberikan Materi Full Conversation (audio), Panduan Ebook dan Mengungkapkan rahasia-rahasia kalimat yang saya yakin belum pernah anda temui sebelumnya, Teknik-terknik cepat dan praktis menguasai bahasa Inggris berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri mengajar bahasa Inggris dan mengelola lembaga bahasa inggris sejak 1987 Tapi saya juga menyediakan waktu secara khusus untuk menguji kemajuan dan kemampuan berbahasa inggris anda By Phone</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/871/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=871&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/10/29/english-city/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Khutbah Rasulullah SAW Menyambut Bulan Ramadlan</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/08/khutbah-rasulullah-saw-menyambut-bulan-ramadlan/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/08/khutbah-rasulullah-saw-menyambut-bulan-ramadlan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 11:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=709</guid>
		<description><![CDATA[Taujihat
Khutbah Rasulullah saw. Menyambut Bulan Ramadhan 
Ketika Ramadhan kan tiba, Rasulullah dan para sahabat
menyambutnya dengan sangat gembira laksana tamu istimewa. Beliau pun
menyerukan beberapa nasihat kepada kita tentang apa yang harus dilakukan
di bulan yang penuh berkah ini. Inilah seruannya.
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah
dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia
disisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=709&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Taujihat<br />
Khutbah Rasulullah saw. Menyambut Bulan Ramadhan </p>
<p>Ketika Ramadhan kan tiba, Rasulullah dan para sahabat<br />
menyambutnya dengan sangat gembira laksana tamu istimewa. Beliau pun<br />
menyerukan beberapa nasihat kepada kita tentang apa yang harus dilakukan<br />
di bulan yang penuh berkah ini. Inilah seruannya.</p>
<p>Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah<br />
dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia<br />
disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya<br />
adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam<br />
paling utama.</p>
<p>Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya.<br />
Di bulan ini napas-napasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah,<br />
amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah.</p>
<p>Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang<br />
suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca<br />
kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan<br />
yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan, dan<br />
kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.</p>
<p>Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali<br />
persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal<br />
kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu<br />
mendengarkannya.</p>
<p>Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.<br />
Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu<br />
untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling<br />
utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hambanya dengan penuh<br />
kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka<br />
ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa<br />
kepada-Nya.</p>
<p>Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu,<br />
maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-pungmu berat karena beban<br />
(dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.</p>
<p>Ketahuilah! Allah ta&#8217;ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia<br />
tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan<br />
mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb<br />
Al-&#8217;Alamin.</p>
<p>Wahai manusia! Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang<br />
mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama<br />
dengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya<br />
yang lalu.</p>
<p>(Sahabat-sahabat bertanya, &#8221; Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu<br />
berbuat demikian.&#8221; Rasulullah meneruskan)<br />
Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma.<br />
Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.</p>
<p>Wahai manusia! Siapa yang membaguskan ahlaknya di bulan ini ia akan<br />
berhasil melewati sirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.</p>
<p>Barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan<br />
kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan<br />
pemeriksaan-Nya di hari Kiamat.</p>
<p>Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan<br />
murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak<br />
yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa<br />
dengan-nya.</p>
<p>Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini,<br />
Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa<br />
dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan<br />
memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.</p>
<p>Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan<br />
baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu<br />
baginya adalah ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardhu dibulan yang<br />
lain.<br />
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan<br />
memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.</p>
<p>Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur&#8217;an, ganjarannya sama<br />
seperti mengkhatam Al-Qur&#8217;an pada bulan-bulan yang lain.</p>
<p>Wahai manusia! sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka<br />
mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu.<br />
Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak<br />
akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah<br />
agar ia tak lagi pernah menguasaimu.</p>
<p>Amirul Mukminin r.a. berdiri dan berkata,&#8221;Ya Rasulullah! Apa amal yang<br />
paling utama di bulan ini?&#8221; Jawab Nabi, &#8220;Ya abal Hasan! Amal yang paling<br />
utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.&#8221;</p>
<p>Marhaban Ya..Ramadhan!!</p>
<p>(Hari Wibowo)</p>
<p>Sumber: Puasa Bersama Rasulullah, karangan Ibnu Muhammad, Pustaka<br />
Al-Bayan Mizan.</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/709/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=709&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/08/khutbah-rasulullah-saw-menyambut-bulan-ramadlan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perang Nuklir? Militer Iran</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/perang-nuklir-militer-iran/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/perang-nuklir-militer-iran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 11:36:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.45.000,-
Penulis: Muhammad Alcaff
Penerbit: Zahra, 2008, 201 hal.
Saat ini, mungkin Republik Islam Iran menjadi negara yang paling ditakuti oleh Amerika Serikat dan Israel. Dengan kekuatan militernya yang terdiri atas 12 juta personel-baik militer reguler, cadangan, maupun sukarelawan. Apalagi, Iran kini telah menguasai teknologi nuklir. Kenyataan ini semakin membuat gentar AS dan Israel. Maka tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=685&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.45.000,-<br />
Penulis: Muhammad Alcaff<br />
Penerbit: Zahra, 2008, 201 hal.</p>
<p>Saat ini, mungkin Republik Islam Iran menjadi negara yang paling ditakuti oleh Amerika Serikat dan Israel. Dengan kekuatan militernya yang terdiri atas 12 juta personel-baik militer reguler, cadangan, maupun sukarelawan. Apalagi, Iran kini telah menguasai teknologi nuklir. Kenyataan ini semakin membuat gentar AS dan Israel. Maka tak heran jika keduanya beserta para sekutu Eropa mereka terus menekan Iran berkenaan dengan isu nuklir.</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/685/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=685&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/perang-nuklir-militer-iran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KIDS Who Love Math, Tip-tip jitu dan sederhana mendorong anak anda mencintai matematika</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/kids-who-love-math-tip-tip-jitu-dan-sederhana-mendorong-anak-anda-mencintai-matematika/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/kids-who-love-math-tip-tip-jitu-dan-sederhana-mendorong-anak-anda-mencintai-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 11:29:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=683</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.35.000,-
Penulis: Barbara Florence, M.S.
Editor: Alfa R.
Penerbit: Prestasi Pustaka, 2009, 179 hal.
Matematika sebenarnya dapat membuka mata sang anak untuk giat belajar dan menerapkan sesuatu yang menyenangkan. Tip-tip dalam buku ini akan menunjukkan kepada anda tentang 50 cara terhebat di dunia. Aktivitas yang disuguhkan adalah mudah untuk diikuti sebab beberapa aktivitas tersebut dibarengi oleh pedoman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=683&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.35.000,-<br />
Penulis: Barbara Florence, M.S.<br />
Editor: Alfa R.<br />
Penerbit: Prestasi Pustaka, 2009, 179 hal.</p>
<p>Matematika sebenarnya dapat membuka mata sang anak untuk giat belajar dan menerapkan sesuatu yang menyenangkan. Tip-tip dalam buku ini akan menunjukkan kepada anda tentang 50 cara terhebat di dunia. Aktivitas yang disuguhkan adalah mudah untuk diikuti sebab beberapa aktivitas tersebut dibarengi oleh pedoman tentang bagaimana menggunakan matematika secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/683/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=683&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/kids-who-love-math-tip-tip-jitu-dan-sederhana-mendorong-anak-anda-mencintai-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cui Bono</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/cui-bono/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/cui-bono/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 11:23:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[bukubudaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Buku bekas kondisi baik, hard cover, kertas lux
Harga: Rp.70.000,-
Penulis: YB Purwaning M. Yanuar
Penerbit: Ad Vitam Institute, 2008, 114 hal.
Judul ini merupakan istilah yang digunakan Cicero, Filsuf Romawi yang juga berprofesi sebagai advokat. Buku ini lebih merupakan suatu refleksi atas sebagian kecil masalah yang dialami dan dicermati penulis. Cui bono. Untuk kemanfaatan siapakah penulis buku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=681&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Buku bekas kondisi baik, hard cover, kertas lux<br />
Harga: Rp.70.000,-<br />
Penulis: YB Purwaning M. Yanuar<br />
Penerbit: Ad Vitam Institute, 2008, 114 hal.</p>
<p>Judul ini merupakan istilah yang digunakan Cicero, Filsuf Romawi yang juga berprofesi sebagai advokat. Buku ini lebih merupakan suatu refleksi atas sebagian kecil masalah yang dialami dan dicermati penulis. Cui bono. Untuk kemanfaatan siapakah penulis buku ini? Jawaban pertanyaan ini sepenuhnya penulis serahkan kepada anda. Penulis hanya punya harapan agar dapat bermanfaat. Setiap kali anda mengalami manfaat itu, anda memenuhi harapan penulis.</p>
Posted in bukubudaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/681/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=681&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/cui-bono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Raden Saleh, Anak Belanda, Mooi Indie &amp; Nasionalism</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/raden-saleh-anak-belanda-mooi-indie-nasionalism/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/raden-saleh-anak-belanda-mooi-indie-nasionalism/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 11:19:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=679</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.50.000,-
Penulis: Harsja W. Bachtiar, Peter BR Carey, Onghokham
Penerbit: Komunitas Bambu, 2009, 194 hal.
Setelah 200 tahun kelahiran Raden Saleh, buku ini hadir bukan saja untuk menjernihkan kontroversi ihwal jiwa kebangsaannya yang dipertanyakan. Lebih jauh lagi untuk memperlihatkan bagaimana sang bangsawan, maestro lukis dan ilmuwan ini telah mewariskan sesuatu yang luar biasa mengejutkan pengaruhnya dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=679&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.50.000,-<br />
Penulis: Harsja W. Bachtiar, Peter BR Carey, Onghokham<br />
Penerbit: Komunitas Bambu, 2009, 194 hal.</p>
<p>Setelah 200 tahun kelahiran Raden Saleh, buku ini hadir bukan saja untuk menjernihkan kontroversi ihwal jiwa kebangsaannya yang dipertanyakan. Lebih jauh lagi untuk memperlihatkan bagaimana sang bangsawan, maestro lukis dan ilmuwan ini telah mewariskan sesuatu yang luar biasa mengejutkan pengaruhnya dalam sejarah pemikiran kebangsaan Indonesia dan mungkin jauh diluar bayangannya sendiri. Para penulis adalah sejarawan yang mencoba menguak warisan itu seraya menilai tentang siapa dia dan kedudukannya dalam sejarah.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/679/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/679/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/679/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=679&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/raden-saleh-anak-belanda-mooi-indie-nasionalism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prabu Siliwangi</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/prabu-siliwangi/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/prabu-siliwangi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 08:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=677</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Buku bekas kondisi baik
Harga: Rp.150.000,-
Penulis: Drs. Moh Amir Sutaarga
Penerbit: Duta Rakyat, 1965, 64 hal.
Ditulis oleh seorang ahli permuseuman Indonesia dan dosen senior Universitas Indonesia. Berisi penelitian pendahuluan tentang Prabu Siliwangi.
Posted in buku biografi       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=677&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Buku bekas kondisi baik<br />
Harga: Rp.150.000,-<br />
Penulis: Drs. Moh Amir Sutaarga<br />
Penerbit: Duta Rakyat, 1965, 64 hal.</p>
<p>Ditulis oleh seorang ahli permuseuman Indonesia dan dosen senior Universitas Indonesia. Berisi penelitian pendahuluan tentang Prabu Siliwangi.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/677/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=677&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/08/07/prabu-siliwangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakaian</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/pakaian/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/pakaian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 09:02:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Pakaian Celana Panjang untuk Laki-Laki
Assalamu&#8217;alaykum wa rahmatuLLAAH wa barakatuh,
Ustadz, saya mau menanyakan tentag penggunaan celana panjang yang umum
dikenakan laki-laki dengan segala modelnya.
Pertanyaannya mengenai bagaimana hukumnya menggunakan celana panjang
(pantalon) yang umum dikenakan laki-laki. Karena syarat pakaian yang
menutup aurat itu di antaranya adalah tidak boleh ketat/membentuk,
sementara umumnya celana panjang, ketika kita ruku&#8217; atau sujud akan
membentuk &#8211; maaf [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=348&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pakaian Celana Panjang untuk Laki-Laki</p>
<p>Assalamu&#8217;alaykum wa rahmatuLLAAH wa barakatuh,</p>
<p>Ustadz, saya mau menanyakan tentag penggunaan celana panjang yang umum<br />
dikenakan laki-laki dengan segala modelnya.</p>
<p>Pertanyaannya mengenai bagaimana hukumnya menggunakan celana panjang<br />
(pantalon) yang umum dikenakan laki-laki. Karena syarat pakaian yang<br />
menutup aurat itu di antaranya adalah tidak boleh ketat/membentuk,<br />
sementara umumnya celana panjang, ketika kita ruku&#8217; atau sujud akan<br />
membentuk &#8211; maaf &#8211; pantat kita. Maka, bagaimana hukumnya?</p>
<p>Terimakasih ustadz,<br />
Wassalamu&#8217;alaykum,</p>
<p>Faizal</p>
<p>Jawaban<br />
Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,</p>
<p>Apa yang anda tanyakan itu akan menjadi titik perbedaan besar dalam<br />
fiqih.Yaitu tentang batasan kata &#8216;ketat&#8217; dalam model pakaian.</p>
<p>Seluruh ulama sepakat bahwa pakaian yang menutup aurat itu tidak boleh<br />
membentuk belahan tubuh, sehingga seperti tidak berpakaian. Lalu<br />
diistilahkan bahwa syarat pakaian itu tidak boleh ketat.</p>
<p>Namun ketika kata &#8216;ketat&#8217; ini diimplementasikan dalam kehidupan nyata,<br />
muncul banyak perbedaan pemahaman. Ada sebagian kalangan yang mengatakan<br />
bahwa celana panjang yang umumnya dipakai oleh laki-laki sudah termasuk<br />
kriteria ketat. Dan semakin nampak ketatnya tatkala seseorang melakukan<br />
gerakan sujud.</p>
<p>Sehingga sebagian orang mengambil inisiatif untuk memakai sarung di atas<br />
celana panjang yang dikenakannya. Hal ini dilakukan berdasarkan<br />
perasaaannya yang menganggap celana panjang itu &#8216;ketat&#8217;.</p>
<p>Tentu saja pandangan tidak lantas disetujui oleh semua ulama. Sebabnya<br />
karena kriteria &#8216;ketat&#8217;yang tidak baku tadi. Artinya, menurut umumnya<br />
para ulama, celana panjang yang biasa dikenakan oleh kaum pria adalah<br />
pakaian yang sudah memenuhi standar untuk menutup aurat. Pada umumnya<br />
memang tidak ketat dalam arti mencetak lekuk tubuh.</p>
<p>Kecuali jenis celana panjang tertentu seperti yang biasa dipakai si<br />
Ricky Martin yang memang &#8217;sensual&#8217;. Saking ketatnya sampai semua lekuk<br />
tubuh pria bagian bawah jadi sangat kentara, menonjol dan membentuk.</p>
<p>Celana yang seperti inilah yang oleh umum dianggap tidak memenuhi syarat<br />
dalam menutup aurat. Sebab meski celana itu dipakai, tetapi nyaris<br />
seperti tidak pakai celana.</p>
<p>Demikian jugapakaian yang biasa dipakai untuk olahraga senam (lantai).<br />
Sangat ketat dan langsung mencetak bentuk tubuh pria yang mengenakannya.<br />
Pakaian seperti ini jelas tidak memenuhi standar dalam menutup aurat.</p>
<p>Tetapi memaksakan bahwa model celana panjang yang umumnya dipakai pria<br />
sebagai pakaian yang tidak memenuhi syarat, dikatakan bukan sebuah<br />
pandangan yang luas. Pandangan itu oleh banyak kalangan dianggap terlalu<br />
sempit dan malah bikin sulit. Terutama kalau sifatnya dipaksakan kepada<br />
orang lain.</p>
<p>Adapun bila seseorang merasa harus mengenakan sarung di atas celana<br />
panjangnya dalam shalat, dengan semua alasan di atas, dan dia<br />
menerapkannya hanya untuk dirinya sendiri, tidak mengapa hukumnya.<br />
Mungkin malah lebih afdhal, karena dia telah bersikap hati-hati (wara&#8217;).</p>
<p>Namun kewaraannya itu tidak boleh menjadi hukum halal dan haram. Dia<br />
tidak boleh memaksakan pendapatnya itu kepada orang lain, apalagi sampai<br />
harus memvonis orang lain dengan hujatan kesalahan. Sikap wara&#8217; yang<br />
baik adalah terbatas hanya untuk dirinya sendiri, bukan dengan jalan<br />
menghina atau menyalahkan orang lain yang tidak seperti dirinya.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam bishshawab, wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,</p>
<p>Ahmad Sarwat, Lc</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=348&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/pakaian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alexander Pertz</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/alexander-pertz/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/alexander-pertz/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 09:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Islamnya Bocah Amerika
Katagori : Journey to Islam
Oleh : Redaksi 11 Feb 2009 &#8211; 9:00 pm
&#8220;Rasulullah saw bersabda: &#65533;Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan
fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau
Nasrani, atau Majusi..&#65533; (HR. Bukhari)
Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang
membenarkan hadits tersebut di atas. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=359&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Muhammad Abdullah (d/h Alexander Pertz) : Kisah Islamnya Bocah Amerika</p>
<p>Katagori : Journey to Islam<br />
Oleh : Redaksi 11 Feb 2009 &#8211; 9:00 pm</p>
<p>&#8220;Rasulullah saw bersabda: &#65533;Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan<br />
fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau<br />
Nasrani, atau Majusi..&#65533; (HR. Bukhari)</p>
<p>Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang<br />
membenarkan hadits tersebut di atas. Alexander Pertz dilahirkan dari<br />
kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M.. Sejak awal ibunya telah<br />
memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya jauh dari pengaruh<br />
keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka<br />
ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari seluruh agama, baik<br />
agama langit atau agama bumi.</p>
<p>Setelah membaca dengan mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi<br />
seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.</p>
<p>Dia sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia<br />
mempelajari sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar&#65533; i, membaca<br />
sejarah Islam, mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal<br />
sebagian surat, dan belajar adzan.</p>
<p>Semua itu tanpa bertemu dengan seorang muslimpun. Berdasarkan bacaan-<br />
bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti namanya yaitu Muhammad<br />
&#65533;Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw<br />
yang dia cintai sejak masih kecil.</p>
<p>Salah seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah<br />
tersebut. Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah<br />
tersebut bertanya kepada wartawan itu, &#65533;Apakah engkau seorang yang<br />
hafal Al Quran ?&#65533;</p>
<p>Wartawan itu berkata: &#65533;Tidak&amp; #65533;. Namun sang wartawan dapat merasakan<br />
kekecewaan anak itu atas jawabannya.</p>
<p>Bocah itu kembali berkata , &#65533;Akan tetapi engkau adalah seorang<br />
muslim, dan mengerti bahasa Arab, bukankah demikian ?&#65533;. Dia<br />
menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. &#65533;Apakah engkau<br />
telah menunaikan ibadah haji ? Apakah engkau telah menunaikan<br />
&#65533;umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah<br />
pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah mungkin aku membelinya di sini,<br />
ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja ? Kesulitan apa<br />
sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim<br />
di komunitas yang bukan Islami ?&#65533;</p>
<p>Setelah wartawan itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara<br />
dan menceritakan tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-<br />
kawannya, atau gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan makan atau<br />
minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia<br />
lingkarkan di kepalanya dengan model Yaman, atau berdirinya di kebun<br />
umum untuk mengumandangkan adzan sebelum dia sholat. Kemudian ia<br />
berkata dengan penuh penyesalan, &#65533;Terkadang aku kehilangan sebagian<br />
sholat karena ketidaktahuanku tentang waktu-waktu sholat.&#65533;</p>
<p>Kemudian wartawan itu bertanya pada sang bocah, &#65533;Apa yang membuatmu<br />
tertarik pada Islam ? Mengapa engkau memilih Islam, tidak yang lain<br />
saja ?&#65533; Dia diam sesaat kemudian menjawab.</p>
<p>Bocah itu diam sesaat dan kemudian menjawab, &#65533;Aku tidak tahu, segala<br />
yang aku ketahui adalah dari yang aku baca tentangnya, dan setiap<br />
kali aku menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku&amp; #65533;.</p>
<p>Wartawab bertanya kembali, &#65533;Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?&#65533;</p>
<p>Muhammad tersenyum sambil menjawab, &#65533;Ya, aku telah puasa Ramadhan<br />
yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama<br />
kalinya aku berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-<br />
hari pertama&#65533; . Kemudian dia meneruskan : &#65533;Ayahku telah menakutiku<br />
bahwa aku tidak akan mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan<br />
tidak mempercayai hal tersebut&#65533; .</p>
<p>&#65533;Apakah cita-citamu ?&#65533; tanya wartawan</p>
<p>Dengan cepat Muhammad menjawab, &#65533;Aku memiliki banyak cita-cita. Aku<br />
berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan mencium Hajar Aswad&#65533; .</p>
<p>&#65533;Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah<br />
haji adalah sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut ?&#65533; tanya<br />
wartawan lagi.</p>
<p>Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata :<br />
&#65533;Sesungguhny a gambar Ka&#65533;bah telah memenuhi kamarnya, sebagian<br />
manusia menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang<br />
hanyalah semacam khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada<br />
suatu hari. Akan tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya<br />
sekedar serius, melainkan mengimaninya dengan sangat dalam sampai<br />
pada tingkatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain&#65533; .</p>
<p>Tampaklah senyuman di wajah Muhammad &#65533;Abdullah, dia melihat ibunya<br />
membelanya. Kemudian dia memberikan keterangan kepada ibunya tentang<br />
thawaf di sekitar Ka&#65533;bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah<br />
lambang persamaan antar sesama manusia sebagaimana Tuhan telah<br />
menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa,<br />
kaya, atau miskin.</p>
<p>Kemudian Muhammad meneruskan, &#65533;Sesungguhny a aku berusaha<br />
mengumpulkan sisa dari uang sakuku setiap minggunya agar aku bisa<br />
pergi ke Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari. Aku telah mendengar<br />
bahwa perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan<br />
sekarang aku mempunyai 300 dollar.&#8221;</p>
<p>Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk berusaha menghilangkan kesan<br />
keteledorannya, &#65533;Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya<br />
pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki cukup uang untuk<br />
mengirimnya dalam waktu dekat ini.&#8221;</p>
<p>&#65533;Apakah cita-citamu yang lain ?&#65533; tanya wartawan.</p>
<p>&#65533;Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin.<br />
Ini adalah bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi)<br />
dari mereka.&#65533; jawab Muhammad</p>
<p>Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka diapun<br />
memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan antara<br />
dia dengan ibunya sekitar tema ini.</p>
<p>Muhammad berkata, &#65533;Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah<br />
sejarah, sungguh benar-benar telah terjadi perampasan terhadap<br />
Palestina.&#8221;</p>
<p>&#65533;Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?&#65533; tanya wartawan lagi.</p>
<p>Muhammad menjawab, &#65533;Cita- citaku adalah aku ingin belajar bahasa<br />
Arab, dan menghafal Al Quran.&#65533;</p>
<p>&#65533;Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?&#65533; tanya<br />
wartawan</p>
<p>Maka dia menjawab dengan meyakinkan : &#65533;Tentu&#8221;</p>
<p>&#65533;Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana<br />
engkau menghindari daging babi ?&#65533;</p>
<p>Muhammad menjawab, &#65533;Babi adalah hewan yang sangat kotor dan<br />
menjijikkan. Aku sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya.<br />
Keluargaku mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh<br />
karena itu mereka tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi<br />
ke restoran, maka aku kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak memakan<br />
daging babi.&#8221;</p>
<p>&#65533;Apakah engkau sholat di sekolahan ?&#65533;</p>
<p>&#65533;Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan yang<br />
aku shalat di sana setiap hari&#65533; jawab Muhammad</p>
<p>Kemudian datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah<br />
itu langsung berkata kepada wartawan,&#65533; Apakah engkau mengijinkanku<br />
untuk mengumandangkan adzan ?&#65533;</p>
<p>Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan adzan. Dan tanpa terasa, air<br />
mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika melihat dan<br />
mendengarkan bocah itu menyuarakan adzan</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/359/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=359&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/alexander-pertz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sarung Ibu</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/sarung-ibu/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/sarung-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 08:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=649</guid>
		<description><![CDATA[Sarung Ibu
Ibarat sebentuk guci porselen, perempuan harus terjaga
dari retak serambut, yang mungkin akan memalingkan semua wajah
atas paras kehormatannya, atas nilai yang dimilikinya.
Biarkan kecantikan tumbuh dari nurani paling dalam,
menyiratkan cahaya, tanpa harus menyingkap hijab
Kita mafhum, bahwa tak seorang pun pemimpin di bumi,
kecuali Adam, yang tak dilahirkan oleh rahim perempuan
Dalam gerak gemulai dan santun kata-kata, sesungguhnya
tersimpan magma [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=649&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sarung Ibu</p>
<p>Ibarat sebentuk guci porselen, perempuan harus terjaga<br />
dari retak serambut, yang mungkin akan memalingkan semua wajah<br />
atas paras kehormatannya, atas nilai yang dimilikinya.<br />
Biarkan kecantikan tumbuh dari nurani paling dalam,<br />
menyiratkan cahaya, tanpa harus menyingkap hijab<br />
Kita mafhum, bahwa tak seorang pun pemimpin di bumi,<br />
kecuali Adam, yang tak dilahirkan oleh rahim perempuan<br />
Dalam gerak gemulai dan santun kata-kata, sesungguhnya<br />
tersimpan magma yang hangatnya terasa, tak habis hingga akhir usia<br />
Perempuan sebagai “tulang rusuk” lelaki, senantiasa pantas<br />
terletak di ambang cakrawala yang sama dengan pasangannya<br />
Karena ia bukan “tulang ekor” yang tertimbun, bukan pula<br />
“jemari kaki” yang terinjak<br />
Kanjeng Nabi Muhammad SAW meletakkan derajat perempuan<br />
di atas segala yang dihormati.<br />
: Ibu, ibu, dan ibu<br />
Kehadiran ibu seakan menjadi wakil Tuhan di bumi<br />
Pada ketulusan perjuangan yang tak tertera, ibu adalah sehimpun doa,<br />
yang pada telapak kakinya diumpamakan:<br />
sebuah surga bagi anak-anaknya<br />
“Andai Allah mengijinkan<br />
Ingin kukupas matahari emas bagi kain tenun ibuku<br />
Pengganti sarung tuanya yang koyak oleh masa<br />
kanak-kanakku<br />
Andai Allah mengabulkan<br />
Ingin kusiramkan hujan melati di sepanjang jalan menuju rumah<br />
yang selama ini tertabur sampah industri<br />
Hari demi hari<br />
Lalu kubiarkan kupu-kupu bersayap salju<br />
Membaca usiaku di kaki keriputnya…”<br />
Kurnia Effendi</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/649/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/649/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/649/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/649/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/649/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/649/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/649/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/649/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/649/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/649/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=649&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/sarung-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mampukah Mencintai?</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/mampukah-mencintai/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/mampukah-mencintai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 08:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[400]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[Ini cerita nyata, beliau adalah Bapak Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yang sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dalam memajukan industri Reksadana di Indonesia.
Apa yang diutarakan beliau adalah sangat benar sekali. Silakan baca dan dihayati.
* Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat? *
&#8220;Sebuah perenungan buat para suami, istri dan calon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=363&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ini cerita nyata, beliau adalah Bapak Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yang sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dalam memajukan industri Reksadana di Indonesia.<br />
Apa yang diutarakan beliau adalah sangat benar sekali. Silakan baca dan dihayati.</p>
<p>* Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat? *</p>
<p>&#8220;Sebuah perenungan buat para suami, istri dan calon istri&#8221;.</p>
<p>Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senja, Pak Suyatno 58 tahun, kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit dan sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun.</p>
<p>Mereka dikarunia 4 orang anak. Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat, tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang. Dan lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.</p>
<p>Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.</p>
<p>Untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jSorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.<br />
Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan keempat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.</p>
<p>Pada suatu hari, keempat anak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu , semua anaknya berhasil.</p>
<p>Dengan kalimat yg cukup hati-hati, anak yang sulung berkata &#8220;Pak, kami ingin sekali merawat Ibu semenjak kami kecil melihat Bapak merawat Ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir Bapak. Bahkan Bapak tidak izinkan kami menjaga Ibu&#8221;.<br />
Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya, &#8220;Sudah yg keempat kalinya kami mengizinkan Bapak menikah lagi, kami rasa Ibu pun akan mengijinkannya, kapan Bapak menikmati masa tua Bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat Bapak, kami janji kami akan merawat Ibu sebaik-baik secara bergantian.</p>
<p>Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anak mereka. &#8220;Anak-anakku, jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin Bapak akan menikah, tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian&#8221;. Sejenak kerongkongannya tersekat.<br />
&#8220;Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya Ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalian menginginkan Bapak bahagia, apakah batin Bapak bisa bahagia meninggalkan Ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan Bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan Ibumu yg masih sakit.&#8221;<br />
Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, mereka pun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.</p>
<p>Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan mereka pun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat sendiri Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa. Di saat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio. Kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.<br />
Di situlah Pak Suyatno bercerita. &#8220;Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat dia pun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehat pun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit&#8221;</p>
Posted in 400  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=363&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/07/31/mampukah-mencintai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batavia Awal Abad 20</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/06/16/batavia-awal-abad-20/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/06/16/batavia-awal-abad-20/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 10:04:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[bukubudaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.35.000,-
Penulis: HCC Clockener Brousson
Penerjemah: Achmad Sunjayadi
Penerbit: Masup, 2007, 179 hal.
Di buku ini Batavia dikupas dengan imajinatif, jenaka, naif, namun kadang menyentuh, tema-tema disusun dengan cerdik. Sebab itu pembaca dapat mengoptimalkan seluruh panca indra demi merasakan nuansa tempo doeloe, mulai dari kehidupan di tangsi militer hingga pernik-pernik keunikan Batavia yang &#8220;tak boleh terlewatkan&#8221;.
Posted in [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=617&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.35.000,-<br />
Penulis: HCC Clockener Brousson<br />
Penerjemah: Achmad Sunjayadi<br />
Penerbit: Masup, 2007, 179 hal.</p>
<p>Di buku ini Batavia dikupas dengan imajinatif, jenaka, naif, namun kadang menyentuh, tema-tema disusun dengan cerdik. Sebab itu pembaca dapat mengoptimalkan seluruh panca indra demi merasakan nuansa tempo doeloe, mulai dari kehidupan di tangsi militer hingga pernik-pernik keunikan Batavia yang &#8220;tak boleh terlewatkan&#8221;.</p>
Posted in bukubudaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=617&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/06/16/batavia-awal-abad-20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RA Kartini</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/06/12/ra-kartini/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/06/12/ra-kartini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 07:07:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Buku Bekas kondisi cukup
Harga: Rp.35.000,-
Penulis: Tashadi
Penerbit: Depdikbud, 1986, 222 hal.
Buku ini merupakan upaya inventarisasi dari Dokumentasi Sejarah Nasional. Berisi, RA Kartini, lingkungan masyarakatnya, kehidupannya, perjuangannya, serta hasil karyanya. Hasil karya tersebut seperti surat-surat RA Kartini, usaha-usaha sosial RA Kartini, dan sedikit pandangan RA Kartini tentang keagamaan.
Posted in buku biografi      [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=603&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Buku Bekas kondisi cukup<br />
Harga: Rp.35.000,-<br />
Penulis: Tashadi<br />
Penerbit: Depdikbud, 1986, 222 hal.</p>
<p>Buku ini merupakan upaya inventarisasi dari Dokumentasi Sejarah Nasional. Berisi, RA Kartini, lingkungan masyarakatnya, kehidupannya, perjuangannya, serta hasil karyanya. Hasil karya tersebut seperti surat-surat RA Kartini, usaha-usaha sosial RA Kartini, dan sedikit pandangan RA Kartini tentang keagamaan.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/603/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=603&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/06/12/ra-kartini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Bawah Bayangan FDR, Franklin Delano Rosevelt, Dari Harry Truman sampai Ronald Reagan</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/di-bawah-bayangan-fdr-franklin-delano-rosevelt-dari-harry-truman-sampai-ronald-reagan/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/di-bawah-bayangan-fdr-franklin-delano-rosevelt-dari-harry-truman-sampai-ronald-reagan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 12:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.45.000,-
Penulis: William E Leuchtenburg
Penerjemah: Drs. Th. Hermaya
Penerbit: Sinar Harapan, 1994, 353 hal.
Roosevelt mengingatkan ciri khasnya atas para penggantinya dengan cara-cara yang hebat. Tiga dari empat presiden pertama yang menggantikannya-Truman, Eisenhower, dan Johnson-adalah orang-orang yang karirnya didorongnya, dan yang lain. Kennedy menjadi akrab dengan washington pertama kali. Ketika Roosevelt mengangkat ayahnya menduduki jabatan tinggi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=560&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.45.000,-<br />
Penulis: William E Leuchtenburg<br />
Penerjemah: Drs. Th. Hermaya<br />
Penerbit: Sinar Harapan, 1994, 353 hal.</p>
<p>Roosevelt mengingatkan ciri khasnya atas para penggantinya dengan cara-cara yang hebat. Tiga dari empat presiden pertama yang menggantikannya-Truman, Eisenhower, dan Johnson-adalah orang-orang yang karirnya didorongnya, dan yang lain. Kennedy menjadi akrab dengan washington pertama kali. Ketika Roosevelt mengangkat ayahnya menduduki jabatan tinggi. Tak ada orang sebelum Roosevelt yang menguasai budaya politik zamannya, andaikan tidak ada alasan lain yang lebih baik kecuali bahwa tak ada orang sebelum dia bercokol begitu lama di Gedung Putih, dan dalam proses itu ia menciptakan harapan bahwa pimpinan tertinggi akan menjadi pembentuk utama zamannya-suatu harapan yang harus dihadapi oleh masing-masing penggantinya.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/560/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=560&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/di-bawah-bayangan-fdr-franklin-delano-rosevelt-dari-harry-truman-sampai-ronald-reagan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.M. Diah, Wartawan Serba Bisa</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/b-m-diah-wartawan-serba-bisa/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/b-m-diah-wartawan-serba-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 12:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=558</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.41.000,-
Penulis: Toeti Kakiailatu
Penerbit: Sinar Harapan, 1997, 281 hal.
&#8220;Sebagai apa ingin dikenang?&#8221; BMD semasa hidupnya pernah menjabat beragam pekerjaan. Wartawan, anggota KNIP, duta besar, menteri dan di penghujung hidupnya mencoba menjadi seorang bisnismen. Di zaman kolonial Belanda, wartawan yang kena persdelict dihadapkan ke pengadilan. Hakim akan memutuskan apakah si wartawan harus masuk kurungan (penjara) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=558&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.41.000,-<br />
Penulis: Toeti Kakiailatu<br />
Penerbit: Sinar Harapan, 1997, 281 hal.</p>
<p>&#8220;Sebagai apa ingin dikenang?&#8221; BMD semasa hidupnya pernah menjabat beragam pekerjaan. Wartawan, anggota KNIP, duta besar, menteri dan di penghujung hidupnya mencoba menjadi seorang bisnismen. Di zaman kolonial Belanda, wartawan yang kena persdelict dihadapkan ke pengadilan. Hakim akan memutuskan apakah si wartawan harus masuk kurungan (penjara) atau harus bayar denda. Di zaman Jepang, tak ada persdelict. Yang ada, menurut BMD, sensor yang diberlakukan sebelum surat kabar itu naik cetak. &#8220;Jadi ada tindakan preventif, tetapi tidak ada tindakan hukuman langsung. Hanya pemerintah kita inilah yang memakai cara-cara represif. UU atau berbagai peraturan dibalas dengan sanksi atau hukuman yang sangat keras.&#8221;</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/558/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=558&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/b-m-diah-wartawan-serba-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>D.I. Pandjaitan, Gugur Dalam Seragam Kebesaran</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/d-i-pandjaitan-gugur-dalam-seragam-kebesaran/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/d-i-pandjaitan-gugur-dalam-seragam-kebesaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 12:05:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.29.000,-
Penyusun: Marieke Pandjaitan br. Tambunan seperti dituturkan dan dituliskan oleh Ramadhan KH dan Sugiarta Sriwibawa
Penerbit: Sinar Harapan, 1997, 202 hal.
&#8220;D.I Pandjaitan adalah Prajurit pejuang yang dekat sekali dengan rakyat, khususnya mahasiswa dan pemuda sebagai harapan bangsa. Nasihat dan sikapnya menjadi inspirasi dan panutan bagi siapa saja yang berjuang membangun bangsa.&#8221; (B.J Habibie)
&#8220;D.I Pandjaitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=556&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.29.000,-<br />
Penyusun: Marieke Pandjaitan br. Tambunan seperti dituturkan dan dituliskan oleh Ramadhan KH dan Sugiarta Sriwibawa<br />
Penerbit: Sinar Harapan, 1997, 202 hal.</p>
<p>&#8220;D.I Pandjaitan adalah Prajurit pejuang yang dekat sekali dengan rakyat, khususnya mahasiswa dan pemuda sebagai harapan bangsa. Nasihat dan sikapnya menjadi inspirasi dan panutan bagi siapa saja yang berjuang membangun bangsa.&#8221; (B.J Habibie)</p>
<p>&#8220;D.I Pandjaitan lincah membantu saya dari posisinya di Angkatan Darat, juga dalam keadaan timbulnya kortsleting antara Yani dan saya. Saya selalu kenangkan peranannya.&#8221; (A.H Nasution)</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=556&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/d-i-pandjaitan-gugur-dalam-seragam-kebesaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EURICO GUTERRES, Melintas Badai Politik Indonesia</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/eurico-guterres-melintas-badai-politik-indonesia/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/eurico-guterres-melintas-badai-politik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 11:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=554</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.60.000,-
Penulis: Khairul Jasmi
Penerbit: Sinar Harapan, 2002, 292 hal.
Eurico adalah bagian dari perjuangan Indonesia. Dimata saya, Eirico Guterres yang belum lengkap &#8220;keindonesiaannya&#8221; justru dengan sangat kuat memompa semangat nasionalisme kita. Ia dengan kukuh berkali-kali menyatakan, saya rela mati demi Merah Putih. Eirico adalah satu diantara ribuan penduduk Timor Timur yang dapat merekam dan akhirnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=554&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.60.000,-<br />
Penulis: Khairul Jasmi<br />
Penerbit: Sinar Harapan, 2002, 292 hal.</p>
<p>Eurico adalah bagian dari perjuangan Indonesia. Dimata saya, Eirico Guterres yang belum lengkap &#8220;keindonesiaannya&#8221; justru dengan sangat kuat memompa semangat nasionalisme kita. Ia dengan kukuh berkali-kali menyatakan, saya rela mati demi Merah Putih. Eirico adalah satu diantara ribuan penduduk Timor Timur yang dapat merekam dan akhirnya terlibat langsung dalam kancah politik di tanah leluhurnya itu.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/554/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=554&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/eurico-guterres-melintas-badai-politik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Baramuli, Menggugat Politik Zaman</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/baramuli-menggugat-politik-zaman/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/baramuli-menggugat-politik-zaman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 11:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=552</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.70.000,-
Penulis: Julius Pour
Penerbit: Sinar Harapan, 2000, 456 hal.
Baramuli seorang tukang berkelahi sekaligus murah hati, penggemar fanatik olah raga serta pencemburu, politikus ulung, dan juga tangkas sekali kalau sedang berbicara. Ketika usianya belum genap 29 tahun, Presiden Soekarno telah mengangkatnya sebagai gubernur Sulawesi Utara-Tengah dengan tugas khusus, menyelesaikan pemberontakan PERMESTA. Dikaitkan sebagai otak dibelakang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=552&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.70.000,-<br />
Penulis: Julius Pour<br />
Penerbit: Sinar Harapan, 2000, 456 hal.</p>
<p>Baramuli seorang tukang berkelahi sekaligus murah hati, penggemar fanatik olah raga serta pencemburu, politikus ulung, dan juga tangkas sekali kalau sedang berbicara. Ketika usianya belum genap 29 tahun, Presiden Soekarno telah mengangkatnya sebagai gubernur Sulawesi Utara-Tengah dengan tugas khusus, menyelesaikan pemberontakan PERMESTA. Dikaitkan sebagai otak dibelakang kemelut Bank Bali. Ini terjadi sesudah Baramuli dengan keberanian luar biasa menggugat zaman, menghadapi segala macam tekanan dan praktis sendirian, mengungkapkan penyelewengan Eddy Tanzil yang menguras uang kekayaan negara yang tersimpan di Bapindo.</p>
<p>Tidak akan pernah cukup kata-kata untuk bisa melukiskan sosok Baramuli dengan utuh. Tidak akan pernah ada kalimat bisa menyebutkan tuntas segala ragam sepak terjangnya. Baramuli adalah The Unthouchable and a man for all season.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/552/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/552/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/552/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/552/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/552/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/552/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/552/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/552/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/552/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/552/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=552&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/baramuli-menggugat-politik-zaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertempuran Surabaya</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/pertempuran-surabaya/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/pertempuran-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 11:19:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[bukubudaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Masih seperti baru
Harga: Rp.45.000,-
Penyusun: Pusat Sejarah &#38; Tradisi ABRI
Penerbit: Balai Pustaka, 1998, 283 hal.
Pertempuran Surabaya merupakan salah satu rangkaian dari tragedi panjang perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan wilayah, martabat, keberadaan, dan jati diri. Buku ini mengungkapkan fakta dan peristiwa heroik yang terjadi di Surabaya, mulai dari saat-saat proklamasi, mendaratnya tentara sekutu, pertempuran yang berkepanjangan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=547&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Masih seperti baru<br />
Harga: Rp.45.000,-<br />
Penyusun: Pusat Sejarah &amp; Tradisi ABRI<br />
Penerbit: Balai Pustaka, 1998, 283 hal.</p>
<p>Pertempuran Surabaya merupakan salah satu rangkaian dari tragedi panjang perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan wilayah, martabat, keberadaan, dan jati diri. Buku ini mengungkapkan fakta dan peristiwa heroik yang terjadi di Surabaya, mulai dari saat-saat proklamasi, mendaratnya tentara sekutu, pertempuran yang berkepanjangan, sampai terbentuknya Markas Pertahanan Surabaya.</p>
Posted in bukubudaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=547&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/pertempuran-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahrum Rangkuti dan Pandangan Dunianya</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/bahrum-rangkuti-dan-pandangan-dunianya/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/bahrum-rangkuti-dan-pandangan-dunianya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 11:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Baru
Harga: Rp.35.000,-
Penulis: Anita K Rustapa
Penerbit: Balai Pustaka, 1997, 191 hal.
Puisi adalah ungkapan pemikiran manusia secara konkret dan artistik dalam bahasa emosional dan berirama. Dalam puisi termuat ide-ide dan pandangan penulis, baik tentang hidupnya, tentang lingkungan sosialnya, maupun tentang masalah politik. Akan tetapi, tidak mudah untuk menangkap semua itu tanpa kita membacanya dengan sungguh-sungguh untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=545&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Baru<br />
Harga: Rp.35.000,-<br />
Penulis: Anita K Rustapa<br />
Penerbit: Balai Pustaka, 1997, 191 hal.</p>
<p>Puisi adalah ungkapan pemikiran manusia secara konkret dan artistik dalam bahasa emosional dan berirama. Dalam puisi termuat ide-ide dan pandangan penulis, baik tentang hidupnya, tentang lingkungan sosialnya, maupun tentang masalah politik. Akan tetapi, tidak mudah untuk menangkap semua itu tanpa kita membacanya dengan sungguh-sungguh untuk memahaminya. Oleh karena itu, Anita K Rustapa mengumpulkan puisi-puisi Bahrum Rangkuti dalam buku ini. Untuk lebih memudahkan pembaca, diuraikan juga riwayat hidup Bahrum Rangkuti.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/545/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=545&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/26/bahrum-rangkuti-dan-pandangan-dunianya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teuku Nyak Arif</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/25/teuku-nyak-arif/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/25/teuku-nyak-arif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 12:03:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Masih seperti baru
Harga: Rp.45.000,-
Penulis: Drs. Mardanas Safwan
Penerbit: Balai Pustaka, 1992, 280 hal.
Teuku Nyak Arif &#38; Panglima Polim sesungguhnya masih keluarga seketurunan Sultan Alauddin Inayat Syah. Semenjak masa muda Teuku Nyak Arif telah mempunyai perasaan benci kepada orang Belanda. Pada waktu itu anak-anak bangsawan Aceh yang bersekolah di Bukit Tinggi mendapat tunjangan dari pemerintah tiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=532&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Masih seperti baru<br />
Harga: Rp.45.000,-<br />
Penulis: Drs. Mardanas Safwan<br />
Penerbit: Balai Pustaka, 1992, 280 hal.</p>
<p>Teuku Nyak Arif &amp; Panglima Polim sesungguhnya masih keluarga seketurunan Sultan Alauddin Inayat Syah. Semenjak masa muda Teuku Nyak Arif telah mempunyai perasaan benci kepada orang Belanda. Pada waktu itu anak-anak bangsawan Aceh yang bersekolah di Bukit Tinggi mendapat tunjangan dari pemerintah tiap bulan dengan perantaraan Residen Aceh HNA Swart. Karena bencinya kepada pemerintah Hindia Belanda Teuku Nyak Arif tak bersedia menerima uang itu.</p>
Posted in buku biografi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/532/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=532&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/25/teuku-nyak-arif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keajaiban di Pasar Senen (Kumpulan Cerita Pendek)</title>
		<link>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/25/keajaiban-di-pasar-senen-kumpulan-cerita-pendek/</link>
		<comments>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/25/keajaiban-di-pasar-senen-kumpulan-cerita-pendek/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 11:34:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bukubudaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[bukubudaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukubudaya.wordpress.com/?p=530</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi: Masih seperti baru
Harga: Rp.35.000,-
Penulis: Misbach Yusa Biran
Penerbit: Pustaka Jaya, 1996, 215 hal.
Waktu dimuat dalam majalah Aneka-cerita yang dijadikan judul buku kumpulan sketsa ini-adalah &#8220;Miracolo a Senen Raya&#8221;, diilhami oleh judul film &#8220;Miracolo a Milano&#8221; (Keajaiban di Milan) karya sutradara neo-realist Italia, Vittorio de Sica.
Memang di daerah &#8220;kekuasaan&#8221; yang pernah dikenal sebagai &#8220;Seniman Senen&#8221;, terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=530&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kondisi: Masih seperti baru<br />
Harga: Rp.35.000,-<br />
Penulis: Misbach Yusa Biran<br />
Penerbit: Pustaka Jaya, 1996, 215 hal.</p>
<p>Waktu dimuat dalam majalah Aneka-cerita yang dijadikan judul buku kumpulan sketsa ini-adalah &#8220;Miracolo a Senen Raya&#8221;, diilhami oleh judul film &#8220;Miracolo a Milano&#8221; (Keajaiban di Milan) karya sutradara neo-realist Italia, Vittorio de Sica.</p>
<p>Memang di daerah &#8220;kekuasaan&#8221; yang pernah dikenal sebagai &#8220;Seniman Senen&#8221;, terjadi keajaiban dalam arti keanehan menakjubkan, dan sekaligus menggelikan. Betapa tidak-disitu setiap waktu, terutama malam hingga dinihari, berkumpul seniman-seniman dari bermacam lapangan, termasuk pula &#8220;seniman pura-pura&#8221;.</p>
Posted in bukubudaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukubudaya.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukubudaya.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukubudaya.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukubudaya.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukubudaya.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukubudaya.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukubudaya.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukubudaya.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukubudaya.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukubudaya.wordpress.com/530/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukubudaya.wordpress.com&blog=3257955&post=530&subd=bukubudaya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukubudaya.wordpress.com/2009/05/25/keajaiban-di-pasar-senen-kumpulan-cerita-pendek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bukubudaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>